Permasalahan ini terus bergulir, entah sampai kapan, dan bagaimana cerita akhirnya.mari kita saksikan bersama. Tapi, jika aku harus mengulang hidupku, aku ingin tetap seperti ini yang pernah mengenalmu dan merangkai cerita indah bersamamu.
Rabu, 06 Februari 2013
:'*
Terusan tentang dia
Singkat cerita..................Hidup gw udah kaya buronan kelas kakap, yang posternya udah ditempel serta disebar sampe pelosok negeri.Yang setiap orang tanpa pandang usia, tau gw, tau nama gw, juga tau muka gw. Ini hiperbolanya.Dan faktanya........Setiap disapa orang yang lo kenal, gw ngerasa dy ngomong "Oh ini si penjahat kelas kakap itu, yang lagi jadi buronan polisi itu" padahal mereka cuma nyapa gw, cuma nyebut nama gw.Dan lo tau setiap gw kumpul bareng elo dan temen - temen yang laen, gw ngerasa badan gw menciut, jadi kaya semut yang ketinggalan koloninya dan dikerubungin, di tujuk - tunjuk dan dikata - katain semua orang yang ngeliat dan ada disitu.
masih tentang 'Dia' , 'Aku' & 'Kamu'

Aku mengagumi dia seperti kamu.
Aku juga menyayanginya seperti kamu.
Akupun punya perasaan - perasaan yang sama seperti kamu.
Tapi aku BUKAN kamu.
Dan kamu pun BUKAN lah aku.
Aku ya aku dengan diriku.
Kamu ya kamu dengan dirimu.
Tapi kamu bunuh aku, bunuh kita, bunuh mereka yang tak bersalah dan tak tau masalah ini.
Padahal dia ada dipihakmu, dia membelamu, dia memilihmu, dia menyayangimu, dia ada dalam genggamanmu.
Dia tak ada untukku , dia bukan milikku, dan dia bukan untukku.
Tentang 'dia' yang aku sebut di episode - episode sebelumnya
Aku kenal sama seperti 'kamu' yang juga mengenal dia.
Dia menyita perhatian setiap mata yang memandangnya.
Dia seperti magnet yang dapat menarik setiap orang yang ada didekatnya.
Tapi apa daya jika pasir telah menempel padanya.
Susah untuk dileray, susah untuk dipisahkan.
Dia bukanlah dia yang aku dan mereka kenal dulu.
Mungkin dia terlihat lebih baik dimata seseorang.
Tapi, mungkin juga lebih buruk di mata banyak orang.
Langganan:
Komentar (Atom)